29
Jun
09

My Reviews is Sucks | part 8

Carandiru

Doc, you wanna hear another lie? Ain’t no one guilty in here. You worked that one out yet? ~Chico

Carandiru, yang terletak di kota Sao Paolo, Brazil adalah penjara terbesar di Amerika Latin. Penjara yang juga terkenal karena kekerasan dan kebrutalan ini menampung kira-kira 7800 narapidana, yang sebenarnya sudah di luar batas tampung yaitu sekitar 3000 orang. Tidak heran banyak masalah timbul akibat terlalu banyaknya narapidana ini ditambah lagi dengan munculnya berbagai penyakit termasuk AIDS.

Dari sinilah cerita berawal, ketika seorang dokter datang ke penjara ini, ditugasi secara sukarela untuk memeriksa para narapidana dari infeksi AIDS. Melalui pandangan si dokter-lah kita menyaksikan kehidupan nyata sebuah penjara yang penuh sesak, dengan setiap narapidana membawa ceritanya masing-masing. Beruntung si dokter diperlakukan dengan baik di penjara yang hampir seluruhnya merupakan penjahat sejati, tidak sedikit dari mereka adalah pembunuh dan pemerkosa. Read the rest of this entry »

18
Jun
09

My Reviews is Sucks | part seven

Goodbye Lenin!

On the evening of October 7, 1989 several hundred people got together for some evening exercise and marched for the right to go for walks without the Berlin Wall getting in their way. ~Alexander Kerner

Ingat dengan cerita Malin Kundang? berkisah tentang anak yang dikutuk karena durhaka kepada ibu kandungnya sendiri, akhirnya si anak ini menjadi batu. Boleh dibilang kisah di film yang akan gw review ini tentu saja bertolak belakang dengan cerita Malin. Sebaliknya disini, si anak rela melakukan apa saja untuk ibunya. Si anak mencoba memperlihatkan kecintaan terhadap ibu kandungnya dengan cara yang tidak biasa.

Berlatar belakang Jerman Timur pada masa perang dingin, sebelum jatuhnya tembok Berlin, Good Bye Lenin! menceritakan Christiane Kerner (Katrin Saß), seorang wanita yang mempunyai dua orang anak, Alexander (Daniel Brühl) dan Ariane Kerner (Maria Simon). Orang tua tunggal yang harus mengurus kedua anaknya seorang diri setelah berpisah dengan suaminya. Christiane juga adalah warga negara yang setia dengan Jerman Timur, seorang sosialis yang mengabdikan dirinya untuk negaranya. Read the rest of this entry »

09
Jun
09

My Reviews is Sucks | part six

American Beauty

On what grounds? I’m not a drunk, I don’t fuck other women, I’ve never hit you, I don’t mistreat you… I don’t even try to touch you since you’ve made it so abundantly clear how unnecessary you consider me to be! But I did support you when you got your license, and some people might think that entitles me to half of what’s yours. So, turn off the light when you come to bed! ~ Lester Burnham

B-E-A-utiful, begitulah kira-kira ucapan Bruce di Bruce Almighty, ungkapan yang gw pinjam sebentar untuk menggambarkan film berdurasi 2 jam yang luar biasa bagus ini. Pantaslah jadinya klo di tahun 2000, film ini dinominasikan untuk 8 Oscar dan berhasil memenangkan 5 diantaranya untuk Best Actor, Best Cinematography, Best Writing, Best Director, dan Best Picture. Film yang kaya akan permainan cerita dan akting keren Kevin Spacey ini menjadi film terbaik di tahun 2000. Pertanyaan selanjutnya adalah “Kok baru nonton??”

“Hari gini baru nonton film ini, kemana aja?” Hahahahaha ya betul, gw emang telat banget baru nonton film terbaik tahun 2000 ini sekarang. Tetapi seperti kata pepatah “Tidak ada kata terlambat untuk menonton sebuah film”, entah siapa yang memulai pepatah tersebut. Anyway, setelah bertahan lama di antara tumpukan film-film lainnya, gw akhirnya nonton juga film dengan sutradara Sam Mendes ini. Menurut gw ini film terbaiknya Sam Mendes, mungkin jadi tidak fair karena gw juga belom nonton film lainnya seperti Jarhead dan Revolutionary Road. Hanya Road to Perdition yang sudah gw tonton.  Read the rest of this entry »

02
Jun
09

My Reviews is Sucks | part five

Hidden Fortress

Hide a stone among stones and a man among men. ~General Rokurota Makabe

Cerita bermula dengan dua orang petani serakah bernama Tahei dan Matakishi yang harus menelan pil pahit tidak mendapatkan keuntungan dari perang antara klan Yamana dan Akizuki. Saat keduanya berencana pulang, serta menghindari patroli dari prajurit klan Yamana, kedua petani ini menemukan emas disembunyikan di dalam ranting kayu. Emas tersebut adalah milik klan Akizuki yang sudah kalah perang. Keserakahan mereka menuntun keduanya untuk menemukan ranting-ranting kayu lainnya, dengan harapan emas mereka bertambah.

Takdir lalu mempertemukan Tahei dan Matakishi dengan seorang lelaki bertampang gahar, ketika sedang mencari emas tersembunyi lainnya. Tidak mau rahasia emas itu diketahui orang tersebut, keduanya pergi seakan tidak terjadi apa-apa. Namun celakanya si lelaki bertubuh besar ini mengikuti mereka sampai pada akhirnya diketahui klo dia tidak lain adalah seorang jenderal dari klan Akizuki. Read the rest of this entry »

05
May
09

My Reviews is Sucks | part four

The Wrestler

I just want to say to you all tonight I’m very grateful to be here. A lot of people told me that I’d never wrestle again and that’s all I do. You know, if you live hard and play hard and you burn the candle at both ends, you pay the price for it. You know in this life you can loose everything you love, everything that loves you. Now I don’t hear as good as I used to and I forget stuff and I aint as pretty as I used to be but god damn it I’m still standing here and I’m The Ram. As times goes by, as times goes by, they say “he’s washed up”, “he’s finished” , “he’s a loser”, “he’s all through”. You know what? The only one that’s going to tell me when I’m through doing my thing is you people here. ~Randy ‘The Ram’ Robinson

Gw kira filmnya bakal penuh dengan aksi gulat banting sini-banting sana, hajar sana-hajar sini, bag-big-bug sepanjang film. Sebaliknya ternyata film ini tidak saja menampilkan aksi brutal para pegulat namun juga drama kehidupan seorang pegulat dibalik popularitasnya diatas ring.

Gw sendiri jadi inget akan kecintaan gw terhadap dunia gulat profesional, acara-acara seperti wcw, wwe, smackdown, raw is war, wrestlemania, dan lain-lain sudah pasti wajib untuk ditonton waktu itu. Tontonan dari sejak kecil sampai kuliah, nga pernah ngelewatin satu episode-pun, koleksi vcd-dvd, sampe punya idola yang selalu dielu-elukan. Hahahahaha masa-masa yang nga bisa dilupain.

The Wrestler, menceritakan tentang seorang pegulat tahun 80-an bernama Randy “The Ram” Robinson, yang harus menjalani kenyataan dibalik kepopulerannya sebagai pegulat profesional. Melewati masa-masa jaya ketika dia masih muda, yang sudah menjadi masa lalu, kini Randy bersiap menghadapi masa tuanya. Read the rest of this entry »

22
Apr
09

My Reviews is Sucks | Blood Diamond

Blood Diamond

Sometimes I wonder… will God ever forgive us for what we’ve done to each other? Then I look around and I realize… God left this place a long time ago ~ Danny Archer

Bersetting tempat di Sierra Leone pada saat konflik dan perang sipil tahun 1999. Diperlihatkan dalam film ini, dimana negara hancur berantakan dikarenakan perlawanan antara pihak tentara pemerintah dan pihak pemberontak. Film ini menggambarkan dengan jelas kekerasan dan kejahatan yang mengerikan diakibatkan oleh perang. Termasuk amputasi tangan orang-orang tidak berdosa oleh pihak pemberontak, hanya agar mereka tidak bisa lagi ikut dalam pemilu.

Film dimulai dengan penangkapan Solomon Vandy (Djimon Hounsou), seorang nelayan miskin, oleh pemberontak Revolutionary United Front (RUF) saat mereka menyerang sebuah desa bernama Shenge. Terpisahkan dari keluarganya, khususnya anaknya yang dibawa oleh RUF, Solomon dijadikan budak di sebuah tambang berlian dipimpin oleh Captain Poison. Sedangkan anaknya bernama Dia, yang diculik oleh pemberontak RUF, dicuci otaknya untuk akhirnya menjadi pembunuh. This is Africa»

17
Apr
09

My Reviews is Sucks | part three

Edward Scissorhands

You see, before he came down here, it never snowed. And afterwards, it did. If he weren’t up there now…   I don’t think it would be snowing. Sometimes you can still catch me dancing in it ~ Kim

Di sebuah kastil diatas sebuah bukit tinggal seorang penemu yang hebat, dengan ciptaan Edward (Johnny Depp) yang hampir mendekati bentuk manusia sempurna. Namun sungguh amat disayangkan, sang penemu menemui ajalnya sebelum ia bisa menyelesaikan tangan untuk Edward. Hidup sebatang kara dengan tangan masih berbentuk pisau, Edward akhirnya didatangi oleh Peg (Dianne Wiest) seorang penjual kosmetik yang sudah putus asa karena tidak menjual satupun kosmetik yang dijualnya. Read the rest of this entry »




RSS diandrawidya

Categories

Archives