Masih ingat dengan “Shutter” (2004) atau “Alone” (2007)? siapa yang bisa melupakan dua film horor asal Thailand tersebut, apalagi bagi mereka yang sudah sukses diteror oleh kengerian kedua film ini, termasuk juga saya. Selain “Ladda Land” ini juga sama-sama berasal dari negara yang terkenal dengan sebutan negeri gajah putih, kaitan lain dengan film yang saya … Continue reading »
Category Archives: Asian Film
Review: The Lost Bladesman
“The Lost Bladesman”, bukan film pertama yang mengadaptasi kisah “Romance of the Three Kingdoms” karangan Luo Guanzhong, menengok kebelakang sudah ada beberapa film televisi dan juga 2 film layar lebar, “Three Kingdoms: Resurrection of the Dragon” di tahun 2008 dan “Red Cliff”, yang di kawasan Asia dibagi menjadi 2 film terpisah. Jika film arahan Daniel … Continue reading »
Review: 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita
Melihat Happy Salma memenangkan penghargaan pendukung wanita terbaik dalam film “7 Hati 7 Cinta 7 Wanita”, di ajang Festival Film Indonesia, yang diadakan Desember silam, tentu saja menambah level penasaran saya terhadap film yang pada waktu acara tersebut berlangsung memang belum ditayangkan di bioskop umum. Kiprah film yang memperoleh 6 nominasi di FFI 2010 tersebut, … Continue reading »
Review: Yakuza Busting Girls: Duel in Hell
Setelah diceritakan 3 tahun berkelana menimba ilmu dan berlatih untuk menjadi yakuza hunter, Asami kembali ke kota dimana dulu dia pernah tinggal sekaligus mengunjungi sang master Inokuma (Sakichi Sato), yang menjalankan bisnis bar kecil-kecilan di kota tersebut. sayangnya sekarang “kampung halamannya” tidak lagi berwajah sama. Yakuza ternyata menguasai kota dan mengusir paksa para penghuninya karena … Continue reading »
Review: Purple Love
Kendati diramaikan oleh seluruh personil band Ungu, “Purple Love” bukanlah film yang mendedikasikan dirinya untuk menceritakan kisah dibalik band tanah air yang digawangi oleh Makki, Onci, Rowman dan Enda, Pasha tersebut. Bukan juga film musikal, tetapi murni sebuah drama atau bisa dibilang komedi romantis, yang untuk tujuan mendongkrak popularitas filmnya, diajaklah band yang notabennya sudah … Continue reading »
Review: The Mirror Never Lies
Kata Bapak bilang ikan yang masih kecil tak boleh dimakan Mak ~ Pakis Jika yang namanya acara wisata kuliner di televisi selalu sukses membuat pemirsanya di rumah ngiler dan kelaparan, pada akhirnya mengobrak-abrik dapur untuk mencari sesuap cemilan. “The Mirror Never Lies” bisa dibilang melakukan hal yang mirip-mirip seperti itu, bedanya yang dibuat lapar bukan … Continue reading »
Review: SuckSeed (Huay Khan Thep)
Music… is not the thing for competition, y’know? it’s for hitting on gal!! ~ Koong Jika kita mengenal Thailand sebagai negeri penghasil film horor, selain Jepang dan juga Korea Selatan, termasuk satu studio bernama GTH yang kerap menelurkan horor-horor berkualitas macam “Shutter”, “Alone”, atau 2 film antologi horor “4bia” dan “Phobia 2”. Jangan kaget jika … Continue reading »
Review: Si Anak Kampoeng
Aku pikir hidup damai lebih penting daripada rasa menang sendiri ~ Pi’i Pada 2010 lalu kita telah diperkenalkan dengan tokoh pendiri Muhammadiyah, Kyai Haji Ahmad Dahlan, lewat film “Sang Pencerah” yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Tahun ini, tokoh Muhammadiyah lain kembali diangkat kisahnya ke layar lebar, Damien Dematra akan mengajak kita untuk meneropong kehidupan masa … Continue reading »
Review: Death Tube (Satsujin Douga Site)
Log in at your own risk… Tahu youtube kan? situs berbagi video yang mengorbitkan si Briptu Norman itu loh, yup di situs ini lo bisa nonton berbagai macam video dari musik, film, klo beruntung juga lo kemungkinan bisa nyasar ke video aneh-aneh (baca: menjurus porno) tapi biasanya yang begini dengan sigap langsung diberangus sama admin-adminnya … Continue reading »
Review: Bio Zombie (Sun Faa Sau Si)
Bring more friends to buy VCDs from us, got me? ~ Crazy Bee “Shaun of the Dead” bisa dibilang mentorehkan sejarah di dunia perzombian, tidak hanya sukses memberikan sebuah standart baru bagaimana membalut zombie yang sudah jelek kemudian berubah jadi lucu, dengan menambahkan komedi ala british dan extra romansa ke dalamnya (makanya dinamakan romantic zombie … Continue reading »