Archive

Posts Tagged ‘Bodoh’

Hari Ulang Tahun dan Percakapan Bodoh (edit version)

Apr 01, 2009 raditherapy 10 comments

Best Friend

gw sih cuma berpikir positif aja sama persahabatan kita, nga mao retak atau kenapa-kenapa karena cuma soal ego, pacar, kerjaan, dll. cape juga klo negatif terus yang ada cuma cari2 kesalahan siapa dan apa.

Intro – Gw punya sahabat, Arya, Eka, dan Irwan, yah udah jadi kaya saudara selama 7 tahun ini, terhitung sejak kita masih di SMA. Sampe sekarang masih ngumpul dan bersahabat, semoga sampai tua dan mati nanti hahahahahaha. Kita ber-empat udah ngalamin yang namanya berselisih-paham (ribut) dan segala macam ulah yang dikarenakan ego masa muda. Walau begitu, pada akhirnya yah ketawa-ketawa lagi, saling menyindir, olok-olokan, hal yang udah biasa kalo kita udah ngumpul. Segalanya emang beda setelah kita mengalami berbagai tahap, kita mulai jarang ngumpul karena kesibukan masing-masing, beda banget pas masih kuliah dulu dan jomblo.

Eka mulai sulit untuk diajak ngumpul, kadang susah dihubungin, karena sibuknya dia yang suka ke luar kota. Begitu juga dengan Gw, irwan, dan Arya, yang terkadang sulit menentukan waktu kumpul walau tanpa Eka, karena berbenturan dengan kesibukan masing-masing. Tapi persahabatan ini nga bisa ilang dan dilupain, walau kita udah jarang banget ketemu, masih ada telepon, email, ym, pesbuk, tempat kita saling bertemu untuk bertegur sapa, menanyakan kabar, sedikit curhat, sedikit juga ejek-ejek-an. Read the rest of this entry »

Facebook, Mimpi, dan Email

Nov 29, 2008 raditherapy 9 comments

dreams

…facebook

Gw hanya bisa tertawa paling terakhir, karena apa yang terjadi tiga hari belakangan ini. Resmi sudah beberapa hari ini gw maen facebook, ngobrol, komen sana-sini, nambah temen. Padahal bertahun-tahun gw bertahan untuk nga bikin account di facebook.

Gw beralasan terlalu banyak account di internet, untuk email, email juga, email lagi, komunitas ini dan komunitas itu. Gw juga berpikir ngurus friendster aja udah males dan berharap bisa delete my friendster (walau sebenarnya untuk delete hanya perlu satu klik). Read the rest of this entry »

Cowok Brengsek, Hormat Grak!!

Oct 25, 2008 raditherapy 18 comments

Hari ini aktivitas gw tak ada yang istimewa, bangun tidur sekitar jam sembilan lalu diteruskan dengan mengingat hari apa ini dan semalam kapan tidurnya. Selanjutnya (setelah terjawab hari ini sabtu dan gw tidur jam 2an)  gw mulai melihat sekitar kamar, nampak normal.

Monitor masih menayangkan menu dvd, semalam gw nonton Stardust hingga ketiduran. Menyenangkan bisa nonton film ini berulang-ulang (woi!! masih banyak film yang lain, sampe penuh tuh lemari, tonton yang lain donk!!) walau tidak sampai ending film, yup gw ketiduran.

Gw emang nga bisa tidur klo suasananya sepi, percaya atau nga, gw akan mulai memutar playlist gw di winamp- jangan bayangkan playlist gw merupakan  lagu khusus untuk menidurkan, malah sebaliknya bagi sebagian orang termasuk pacar itu adalah lagu yang berisik. Jika tidak pasang lagu, alternatif lain adalah menonton film hingga tertidur. Entah sudah berapa kali gw nonton Mulan buat menidurkan gw.

Oke kita skip adegan demi adegan berikutnya (mandi, makan, minum, boker, pipis, ngupil, nempel upil disana dan dimana-mana) sampai dimana gw udah selesai browsing, nge-cek email, deviantart, blog, kaskus, wallpaper, detiksport, update antivirus, buka thunderbird- yup sudah semua dan gw keluar kamar. Read the rest of this entry »

Sebelum Hari Esok (Terkadang Menghilang)

Terakhir, biarkan aku ucapkan kata ini. Setelah itu aku akan biarkan siapapun berkata dan berlari. Aku hanya mencoba menuliskan kata-kata terakhirku, bukan untuk esok tapi untuk hari ini. Sebelum kau datang, aku ingin sudah ada disampingmu. Sebelum kau hadir, aku sudah ada disini terlebih dahulu. Entah apa yang akan aku ucapkan ketika akhirnya kedamaian itu datang. Terkadang menghilang, diriku akan kembali lagi nantinya. Apa yang sebenarnya aku tulis disini, sebuah pembuka untuk kehidupan yang baru (mungkin)

Bodoh! sudah waktunya melupakan orang-orang yang seharusnya terlupakan. Mereka yang tak mengenal rasa hormat dan mereka yang memang bodoh. Berapa lama lagi sampai bel selanjutnya berdering…berbunyi…untuk mengingatkanku

“Aku menemukan diriku yang selama ini hilang, tak akan lagi kubiarkan hilang”

Categories: blackheart's journal Tags:

5 Menit Lagi dan Aku Tetap Saja Kotor

Jan 12, 2007 raditherapy 1 comment

(Lima menit pertama)

Aku tidak akan pernah lelah berada disampingmu, walau aku sakit dan menderita mendengar semua ini, melihat segalanya, dan merasakannya lagi. Aku tak mau mengatakan aku sudah lelah, karena aku tidak mau melihatmu pergi dan tak kembali. Tuhan yang memberikan ini semua, Tuhan yang menyatukan kita, mempertemukan kita. Seharusnya Tuhan yang mengambilnya, memisahkannya, kenapa harus kita yang berkata dan mengatakannya. Kenapa harus kita yang menutup telinga, memejamkan mata, dan menghilangkan rasa. Terlambat untuk itu, aku sudah buta oleh gelapnya kebencian, aku sudah juga tuli oleh bisingnya kemarahan. Tak ada lagi hanya perasaan ini yang menyembuhkannya, mengobatinya, membuatnya seperti semula. Sekarang aku hanya punya hati, untuk mengarahkanku, menuntunku, dan membimbingku. Read the rest of this entry »

Sekarang Giliran Kalian, Katakan Benci Kepadaku, Anjing dan Monyet, Setelah Itu Aku Akan Beri Hidupku

Keindahan tidak selalu memberi kedamaian, hati ini kini meronta, menderita, menangis, dan membenci. Aku tidak tahu kenapa, aku tidak punya lagi alasan untuk berbohong. Mungkin sekarang aku merasakan lelah, setelah berlari mengejar apa yang tidak bisa kumiliki. Perasaan ini kini menakutiku, seperti akan ada orang yang menusukku dari segala arah, tidak hanya dari belakang. Aku sudah melewati semuanya, tapi kenapa tetap saja aku masih lemah, masih tetap kotor, masih tetap menjadi orang terakhir yang mati sebagai pecundang. Jadi, silahkan kalian berkata apa yang diinginkan, karena aku juga sudah muak dengan tatapan seperti itu. Kenapa tidak kau ludahi saja muka pendosa ini, kau tampar, kau maki, jangan hanya menatap benci dan kosong tanpa kata. Lihat aku, mari kita saling bunuh, lalu lihat siapa yang mati dan berkata aku masih hidup. Jangan menatapku dengan benci, jangan juga menatapku dengan cinta, kerena kalian tidak tahu siapa orang yang kalian tatap sekarang. Sudah cukup dengan kata kematian dan mati, karena aku sudah merasakan seperti apa hidup tapi sebenarnya mati. Read the rest of this entry »

Categories: unspoken truth Tags: , , , ,

Aku Haus

Setelah sekian lama jari-jari ini enggan berkata, mulut ini enggan untuk berbicara. Hari ini aku mulai bercerita kembali. Entah apa yang harus kuceritakan, semua nampak sama, tak ada yang beda. Hari demi hari yang membosankan, aku harus mulai dari mana. Melihat, mendengar, pagi yang datang dan malam yang pergi. Memohon, berdoa, untuk satu hal yang sama. Berdiri, teridur, bernyanyi lagu yang tak pernah berganti. Bumi ini berputar terus-menerus, hari selalu berganti, bulan berganti, dan tahun ini akn segera berakhir. Namun apa yang aku lakukan disini, menatap kosong, mekhayalkan sesuatu yang tak nyata. Aku ingin tapi hingga saat ini, itu masih rencana. Lalu kapan aku akan berjalan maju, bertahan dari segalanya, tak berhenti ditengah jalan, tidak akan mati selamanya. Rasanya hidup ini akan seperti ini adanya, mereka melihatmu, dan aku tak sedikitpun malu dan menutup wajah. Dunia tak akan melihatku, mereka tak akan melirikku. Jika aku tak berjalan sekarang, lalu kapan. Sedangkan waktu terus saja meninggalkan ku jauh didepan, selalu jadi sang pemenang. Aku tertinggal, sialnya aku yang tertahan seperti ini. Untuk saat ini mungkin lebih baik ku diam, aku haus.