Setelah diceritakan 3 tahun berkelana menimba ilmu dan berlatih untuk menjadi yakuza hunter, Asami kembali ke kota dimana dulu dia pernah tinggal sekaligus mengunjungi sang master Inokuma (Sakichi Sato), yang menjalankan bisnis bar kecil-kecilan di kota tersebut. sayangnya sekarang “kampung halamannya” tidak lagi berwajah sama. Yakuza ternyata menguasai kota dan mengusir paksa para penghuninya karena … Continue reading »
Tag Archives: Yoshihiro Nishimura
My Review is Sucks: RoboGeisha
Go to hell! ~ Yoshie Setelah lumayan digempur oleh film-film ‘bodoh’ dalam artian positif, serius kok Noboru Iguchi dan kawan-kawan satu klannya memang nyatanya membuat film yang positif dan murni menghibur. Ekspektasi saya sepertinya sekarang harus mulai dikurangi, tidak lagi terlalu menggebu-gebu dengan film-film sejenis, Continue reading »
INAFFF 2010: Mutant Girls Squad
Mutant only! Setelah menonton “Surprise Movie” di INAFFF 2010—yang ternyata memang jadi kado spesial yang mengejutkan pada malam itu—saya terpaksa menunggu hampir 2 jam untuk film berikutnya, film yang dari awal memang sudah masuk daftar wajib untuk ditonton dan tidak disangka justru malah bisa menonton film yang punya genre spesifik (dan juga penonton yang juga … Continue reading »
My Review is Sucks: Samurai Princess
New samurai is born! Jika menonton film-film macam ini, yang pertama harus saya lakukan adalah buru-buru menutupi otak saya yang polos ini dengan jas hujan atau apapun itu, kedua saya mencari nama Yoshihiro Nishimura, dan terbukti disini pun di hadir duduk manis di departemen spesial efek. Jadi saya tidak akan heran jika film ini berubah … Continue reading »
My Review is Sucks: The Machine Girl
It’s payback time! Sepertinya tidak sah jika saya tidak mengulas film ini, setelah saya sempat menyebut-nyebut “The Machine Girl” (Kataude mashin garu) di review “Vampire Girl vs. Frankenstein Girl”. Film ini juga tidak jauh dari membawa tema balas dendam yang dibalut dengan dark comedy yang ekstrim, dalam artian sesadis apapun film ini mengobral adegan-adegan seperti … Continue reading »
My Review is Sucks: Vampire Girl vs. Frankenstein Girl
Dicing ones daughter is true happiness! ~ Kenji Furano Aneh, tidak masuk logika, low-budget, banjir darah, adegan sadis tak karuan, seperti itu-lah saya mendeskripsikan genre unik yang satu ini. Japan gore/exploitation movie begitu sebutan prestius yang hinggap di film “Vampire Girl vs. Frankenstein Girl” (Kyûketsu Shôjo tai Shôjo Furanken) yang akan saya review kali ini. … Continue reading »